Japan

Destinasi Wisata di Fukuoka Part 1 – Kokura Castle

Ima doko desu ka?

kemana kita sekarang?

Biasanya ini aku tanyakan sama adik ketika mau pergi jalan keluar rumah. Semangat banget untuk bisa mengekplor tempat-tempat di Jepang. Secara jalan-jalan kesini sudahlah jauh lumayan juga ongkosnya hahaha…jadi ga boleh ada yang terlewatkan setiap harinya. Terutama untuk mengunjungi tempat khas daerah setempat sekitar Fukuoka. Sangat tidak mungkin menggali semua tempat wisata hanya dalam waktu satu hari. Kecuali kamu mau lewat-lewat saja. Maka aku dan adikku memutuskan untuk mengunjungi daerah terdekat dengan lokasi tempat tinggalku saat ini, Tobata.

Salah satu yang paling dekat dengan tobata adalah Kokura Castle atau Kastil Kokura. Hanya membutuhkan waktu 45 menit menuju kastil landmarknya Fukuoka ini. Menuju Kokura kami memakai fasilitas kereta local (Futsu Densha) dengan melewati satu statsiun dan membeli tiket seharga 210 yen. Tujuan kami memang ke Kokura Castle, tapi kami turun di Nishikokura supaya bisa cuci mata selama perjalanan menuju Kokura Castle.

Memasuki kereta saya merasa naik commuterline tapi dengan versi tempelan yang berbeda. Terdapat priority seat yang memang selalu kosong kecuali ditempati oleh orang yang diprioritaskan duduk di situ. Ibu hamil, ibu atau yang membawa anak kecil, lansia dan orang difabel atau luka. Naik turun pun sangat tertib.

Sampai di Nishikokura kami bergegas keluar. Menyusuri jalan menuju Kokura Castle sambil melewati Sebuah kuil besar. Kebetulan hari itu banyak orang yang beribadah.


Kuil tersebutdikelilingi oleh kolam berisi ikan yang ukurannnya besar-besar. Kata adikku ikan itu sacral dan tidak boleh dimakan. Mana bisa dimakan, aku aja lebih ingin melihat gerakan ikan yang menyejukkan mata daripada makan. Ternyata banyak juga turis yang foto-foto di sepanjang kolam kuil. Ternyata yang narsis ga Cuma orang Indonesia, alhamdulillah ada kawan hahaha….

Tepat di gerbang masuk Kokura Castle kami mengumpulkan kekuatan, karena untuk menuju ke pintu masuknya kami harus mendaki jalan. Harga tiket masuk terpampang di gerbang depan. Dari gerbang menuju pintu masuk membutuhkan waktu 5 menit kalau jalannya cepat. Jangan lupa untuk beli tiketnya dulu ya…

Yuk..mari exploreee

View dari atas Kastil Kokura

Kastil Kokura dibangun oleh Hosokawa Tadaoki pada tahun 1602. Tampilan arsitekturnya disebut Karazukuri (Desain Kara) yang unik dan hanya dapat dilihat di kastil Kokura. Kastil tersebut dibangun kembali pada 1959.

Kastil Kokura yang kini berdiri telah dimodifikasi sebagian dalamnya untuk kebutuhan museum sejarah dan terdiri dari

 

Kastil Kokura Berhadapan dengan pusat perbelanjaan

lima lantai. Lantai 1, Zona Sejarah; Lantai 2, Zona Virtual; Lantai 3, Zona Virtual; Lantai 4, Zona Event dan Penyelenggaran; Lantai 5, zona Observator.

Bayangan bangunan yang terwujud dari atap dan kontur bangunan kastil disebut Sangaibishi (Bentuk berlian bertumpuk dari Keluarga Ogasawara).

 

Ketika masuk pertama kali kita akan berhadapan dengan lukisan harimau yang kalau ditatap lama dari arah kiri maupun kanan tatapannya tetap sama tidak akan berubah. Seperti melihat ke arah kita terus.

Lukisan Harimau yang kalau dilihat dari arah manapun matanya tetap menatap ke arah kita merupakan lukisan selamat datang

 

Tatami yang dimodifkasi sebagai ajang permainan sejenis monopoli sambil mempelajari wilayah Kokura dan Sekitarnya

Kaligrafi hasil para seniman Kokura