Site icon catatansicikal.com

Miyajima, Pulau Kecil Nan Menawan (1)

20180406_145922.jpg
(Sumber: Dok. Pribadi)

Belum sah katanya kalau berkunjung ke Hiroshima tanpa menyempatkan waktu berkunjung ke pulau kecil nan menawan, Pulau Itsukushima atau lebih dikenal dengan Miyajima.

Apa yang menarik dari pulau ini? Menurut informasi yang saya dapat, ternyata di pulau ini terdapat kuil Itsukushima yang merupakan warisan dunia UNESCO. Landmark terkenal pulau ini adalah Gerbang Torii (Torii Gate) berwarna oranye cerah dengan latar Gunung Misen di belakangnya.

Ada banyak hal yang bisa dijelajahi di pulau ini. Bahkan para turis asing sampai rela menginap untuk kemudian menyatukan dirinya dalam nuansa dan budaya Jepang. Pemandangan turis bule hilir mudik dalam pakaian kimono bersandal kayu (geta) di waktu sore bukan lagi menjadi pemandangan aneh.

Menunggu kapal fery (Sumber: Dok. Pribadi)

Jika sebelumnya kita mengunjungi Dome of Hiroshima terlebih dulu, maka untuk ke Miyajima kita bisa memilih memakai kapal kecil dari Dome of Hiroshima langsung menuju ke Miyajima. Tapi kalau mau yang lebih murah bisa naik trem tentu dengan konsekuensi lebih lama.

Keuntungan memakai trem adalah jika kita mau membeli tiket trem dan fery Miyajima hitungannya menjadi lebih murah. Setelah sampai, kita bisa pergi ke pulau dengan kapal ferry. Ada dua jenis kapal yang beroperasi. JR Ferry dan Matsudai Ferry. Keduanya mempunyai harga tiket yang sama yaitu 180 yen, tapi entah kenapa JR Ferry lebih banyak yang memilih dan selalu penuh. Ferry akan berangkat setiap 15 menit sekali.  Pastikan jangan sampai kemalaman jika tidak berniat menginap di pulau karena ferry terakhir berangkat pukul 17.30.

Toori Gate saat air pasang dari kejauhan seakan melayang (Sumber: Dok. Pribadi)

Ferry akan lewat di samping gerbang Torii dan biasanya ini waktu para landscape hunters untuk mengabadikan momen sebelum akhirnya kapal merapat di dermaga. Sesampainya di pulau kita akan disambut oleh berbagai papan informasi yang atraktif dalam menyuguhkan spot atau wilayah yang bisa kita kunjungi.

Rusa adalah binatang liar yang seharusnya mencari makan secara alami (Sumber: Dok. Pribadi)

Agak berjalan sedikit ke dalam, kita akan menemukan papan peringatan untuk tidak memberi makan rusa. O iya rusa disini walaupun hidup liar tapi sangat jinak loh. Sebetulnya pengunjung tidak boleh menyentuh atau memberi makan rusa. Tapi kadang suka gemes buat ga megang. Apalagi kalau kita membawa makanan dalam kantong plastik, suara plastiknya saja cukup untuk mengundang banyak rusa berlari menghampiri kita. Hampir sebelas dua belas dengan para rusa di Nara, tentu saja kalau rusa di Miyajima ini tidak ikutan menganggukkan kepala saat kita bilang “Arigatou”. Biasanya saat didekati rusa sih seneng seneng gugup karena takut disundul. Hehe….

Anak kecil yang lagi pegang makanan langsung disundul (Sumber: Dok. Pribadi)
Ekspresi seneng dan gugup adik saya saat didekati rusa 😀 (Sumber: Dok. Pribadi)

Apa saja sih yang bisa kita explore di Pulau Miyajima? Tunggu di tulisan saya selanjutnya ya 😀

Exit mobile version