Lifestyle

Cara Menghilangkan Ketombe

Ketombe memang menjadi momok yang menakutkan, terutama bagi para muslimah berhijab dengan tipe rambut berminyak. Oleh karena itu, menjaga kebersihan dan kenyamanan saat berhijab harus diutamakan. Tentu saja menjaga kebersihan  bukan berarti harus keramas tiap hari.

Source: sehatly.com

Lalu, apa penyebab ketombe?

Ketombe itu sebetulnya berasal dari folikel kulit mati yang ada di kulit kepala. Normalnya, kulit yang mati ini lepas sedikit demi sedikit. Namun, pada kulit kepala yang bermasalah, kulit mati ini akan terakumulasi dan lepas dalam waktu bersamaan. Seringkali, jumlah kulit mati yang lepas ini sangat banyak sehingga terlihat seolah “hujan salju” pada bahu orang tersebut setiap kali menggaruk kepala. Iyyuh…kan jijik ya.

Sebagai muslimah, tentu saja ketombe bukan menjadi alasan kita untuk tidak berhijab. Ada banyak cara untuk menghindari dan mengatasi ketombe, dimulai dari mengetahui faktor pemicunya baik eksternal maupun internal.

Faktor eksternal, seperti:

1. Air kotor

Bagi sebagian orang yang berkulit sensitif, air yang tidak bersih bisa memicu alergi. Tidak hanya untuk badan dan kulit muka, alergi karena air kotor juga bisa memengaruhi kulit kepala. Apalagi daerah kepala paling lama tertutupi oleh rambut maupun kerudung.

2. Lembab

Seperti halnya pada daerah kulit yang lain, jika kondisi kulitnya lembap maka sangat mungkin sekali ditumbuhi jamur. Kulit kepala yang jarang bernafas karena terhalang hijab bisa menyebabkan ketombe, karenanya setiap ada kesempatan untuk membuat daerah kepala kita bernafas maka buka hijab dan biarkan rambut kita tergerai.

3. Debu

Meskipun memakai hijab, bukan berarti kepala kita terbebas sepenuhnya dari debu. Apalagi yang tinggal di kota besar. Asap kendaraan, asap rokok, debu konstruksi masih bisa masuk lewat celah-celah kain kerudung.

Faktor internal, seperti:

1. Stress

Ternyata kondisi emosional bisa memengaruhi kesehatan kulit seseorang. Seperti dikutip dari klikdokter.com, stress dapat memicu munculnya masalah ketombe tidak lain disebabkan oleh peningkatan hormon Androgen pada orang yang sedang mengalami stress, yang kemudian memicu timbulnya kelenjar minyak berlebih hingga kulit kepala mudah lepas.

2. Makanan

Beberapa jenis makanan juga dapat memengaruhi keparahan ketombe. Seperti mentega dan makanan yang digoreng. Ketombe bukanlah penyakit yang membahayakan jiwa seseorang, namun dengan adanya ketombe dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang.

3. Perawatan rambut yang salah

Penyebab lainnya, bisa terjadi karena terlalu sering atau terlalu jarangnya keramas, penggunaan kosmetik rambut yang berlebihan, dan bisa juga dengan sisa produk rambut yang menumpuk dapat mengakibatkan ketombe.

Bagaimana Cara Mengatasi Ketombe?

1. Cobalah untuk belajar mengatur stress karena ini faktor utama dari munculnya ketombe. Keramaslah secara teratur 2-3 kali seminggu. Jika rambut cenderung berminyak, keramas dapat dilakukan setiap hari dan lebih aman jika menggunakan sampo yang tidak terlalu keras (mild shampoo). Jangan rusak rambut dan kulit kepala dengan perawatan rambut yang berlebih serta makan makanan yang sehat.

2. Pakailah bahan kerudung yang mempunyai sirkulasi udara yang baik dan menyerap keringat seperti katun. Sehingga kulit kepala terhindar dari kondisi lembap.

3. Bagi yang mempunyai ketombe kering, pakailah lidah buaya atau minyak cemceman untuk melembapkan kulit kepala. Lakukan sebelum tidur, lalu bilas pada pagi harinya. Selain kulit kepala lembap, bahan alami ini akan memperindah rambutmu.

4. Temukanlah shampo yang cocok dan tidak berganti-ganti merk. Jangan terbuai dengan wangi baru atau harga yang lebih murah dari sebelumnya. Merk shampoo banyak, yang cocok belum tentu semuanya.

Demikian, tips menghindari dan mengatasi ketombe. Lakukan secara teratur karena tidak hasil yang didapatkan secara instan. Semoga bermanfaat