Opini

Memanfaatkan Potensi Komoditas Madu Lokal Sebagai Produk Kecantikan dan Kesehatan

Wanita diberikan naluri alamiah untuk berpenampilan cantik dan menarik. Meskipun definisi cantik setiap orang berbeda, namun saya sepakat dengan ungkapan bahwa kulit yang sehat itu cantik. Bahkan beberapa waktu lalu para selebriti ikut meramaikan aksi bertagar barefacechallenge, dimana warganet antusias membandingkan seberapa berkilau, halus dan kenyalnya kulit para selebriti tanpa bantuan make-up untuk terlihat lebih natural.

Kulit memang sangat penting bagi kaum hawa. Saya sendiri pernah mengalami masa-masa sulit ketika menghadapi masalah kulit. Karena bukan hanya mengurangi faktor estetika, kulit bermasalah juga dapat menghilangkan rasa nyaman.

Source: freepik

Kering, kasar dan berjerawat. Tiga kata itu cukup menggambarkan kondisi kulit saya saat pertama kali tiba di Jepang. Rupanya kulit saya kaget dengan pergantian suhu Indonesia-Jepang di bulan Oktober yang saat itu mulai memasuki musim gugur dengan anginnya yang semriwing. Selama satu minggu berikutnya saya tak pernah absen memakai lotion sekalipun tidak menunjukkan kemajuan.

Lalu di hari ke sepuluh saya sudah malas-malasan dengan perawatan kulit karena bosan dengan hasilnya, malah lebih senang berkemul di selimut akibat udara yang cukup menusuk. Produk pelembap yang dibawakan teman setanah air pun baru terpakai setengah ampul, tergeletak di sudut meja karena jerawat yang mulai senang bermunculan di kulit wajah mulai dari dahi sampai pipi. Hm…rasanya kulit cantik itu jauh sekali dari bayangan. Akhirnya sebuah ulasan vlog mengenai manfaat bahan alami untuk kecantikan berhasil membuat rasa penasaran saya terusik.

Ini dikarenakan pemahaman cantik masa kini sudah mulai bergeser ke arah green beauty, dimana semua berasal dari bahan alami, tanpa pengawet, ramah lingkungan dan ramah sosial. Oleh karena itu, saat ini banyak wanita yang mulai mencoba kembali perawatan produk kecantikan yang berasal dari bahan alami dan tanpa bahan kimia buatan yang bisa diurai dengan mudah oleh alam.

Kandungan madu

Salah satu bahan alami komoditas lokal yang seringkali digunakan adalah madu. Hampir semua jenis produk kecantikan mempunyai kandungan madu di dalamnya. Maka dari itu, saya pun memberanikan diri mencoba masker madu untuk mengatasi masalah kulit kering saat itu. Setelah menelaah beberapa sumber bacaan, ternyata kemampuan madu untuk memperindah kulit dan juga menyehatkan tubuh sudah dikenali secara turun temurun sejak zaman dahulu.

Dikutip dari sebuah jurnal kecantikan yang berjudul Honey in dermatology and skin care: Review, Burlando et al (2013) menyebutkan bahwa sejarah madu dalam dunia kecantikan sangat legendaris. Bahkan waxing alami memakai madu sudah digunakan oleh para penduduk Mesir sekitar 394 sebelum masehi dan banyak digunakan seperti halnya body lotion masa kini. Kegunaan madu juga terbukti secara klinis untuk digunakan sebagai perawatan sehari-hari yang mampu menjaga peremajaan kulit dan memperlambat pembentukan keriput.

Tidak heran jika madu sangat banyak dilibatkan dalam produk skin care mulai dari perawatan muka sampai seluruh tubuh. Sifatnya yang anti bakteri dan jamur, juga kemampuannya untuk menyerap molekul air dengan baik, bisa memelihara kulit dan memberikan kelembapan yang bisa menghindarkan kulit dari iritasi kandungan produk sunscreen. Hal inilah yang memicu banyaknya kampanye penggunaan produk skincare maupun ulasan para beauty vlogger tentang kegunaan produk kecantikan yang mengandung madu, mulai dari sabun wajah, masker, shampoo maupun body lotion.

Apalagi beberapa waktu lalu warganet sempat dihebohkan dengan efek samping bahan kimiawi yang bisa memunculkan luka parut. Hal ini biasanya disebabkan oleh kandungan kimiawi produk kecantikan yang mengandung paraben maupun hydroquinon yang awalnya diklaim bisa membuat warna kulit lebih cerah dan kenyal. Naasnya, luka parut yang timbul secara masif akan muncul pada kulit jika digunakan dalam jangka waktu lama. Dan jika tidak segera ditangani dengan benar parutnya tidak akan hilang meskipun dengan cara laser. Padahal, semua manfaat mencerahkan dan membuat kenyal kulit itu sudah tersedia dalam kandungan madu. Bahkan dalam Al Quran disebutkan bahwa madu adalah obat terbaik bagi tubuh.

Sumber: Badan Pusat Statistik, 2019 (diolah sendiri)

Dengan begitu banyaknya manfaat yang didapatkan dari madu, maka komoditas ini sangat potensial untuk dikembangkan sebagai komoditas ekonomi di Indonesia. Namun, saat ini produksi madu lokal belum sepenuhnya merata di seluruh pelosok tanah air. Berdasarkan data yang dipublikasikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dalam Statistik Kehutanan tahun 2019, sekitar 96 persen komoditas madu lokal di Indonesia mayoritas berasal dari pulau Jawa. Hal ini bisa dijadikan pemacu semangat untuk membangkitkan budidaya lebah madu dan produksi masif di daerah luar Jawa mengingat keuntunganya yang sangat besar baik dari segi ekonomi maupun lingkungan, yaitu:

  1. Dapat memaksimumkan profit komoditas madu lokal

Saat ini konsumsi madu di Indonesia masih di rentang 15 ribu ton per tahun atau sekitar 55 gram per tahun per kapita. Sekalipun porsi konsumsi madu di Indonesia masih kalah jauh dengan negara lain, namun ketersediaan madu yang ada di Indonesia setengahnya masih ditopang oleh madu impor. Padahal luas lahan Indonesia yang bisa dimanfaatkan untuk budidaya lebah madu masih tersedia. Ketimpangan inilah yang seharusnya bisa menggenjot semangat petani lokal dalam meningkatkan produktivitasnya. Ketersediaan yang mencukupi dari produk dalam negeri bisa menanggulangi ketergantungan pada produk luar dan membuka lapangan pekerjaan lebih banyak. Selain itu, pasar ekspor juga sangat menanti kehadiran madu asal Indonesia.

2. Mengurangi resiko diabetes

Meskipun sama-sama manis, madu terbukti lebih unggul dibandingkan gula. Kandungan fruktosa yang lebih rendah membuat madu bisa diurai lebih lama dibandingkan gula sehingga kenaikan gula darah bisa dihindari. Banyak sekali keluhan kesehatan yang diakibatkan naiknya kadar gula ini, salah satunya diabetes melitus. Penyakit yang cukup menguras kantong dan energi. Maka dari itu, dengan mengganti gula pasir biasa dengan madu bisa meminimalisir peluang terjangkitnya penyakit tersebut. Tentu hal ini juga harus dibarengi dengan gerak tubuh yang seimbang.

3. Madu sebagai bukti keseimbangan alam

Lebah madu adalah penghasil madu yang juga mempunyai tugas penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Setiap kali lebah madu melakukan tugasnya dalam mengumpulkan makanan, kegiatannya juga membantu terlaksananya penyerbukan dengan sempurna. Oleh karena itu, keberadaan kantong-kantong madu menandakan bahwa siklus alamiah dalam ekosistem masih berputar dengan baik.

4. Madu hutan sebagai potensi komoditas di luar Jawa

Beberapa madu tidak didapatkan dari bunga taman, melainkan dari bunga pepohonan di hutan. Untuk madu seperti ini, biasanya disebut dengan madu hutan. Rasanya pun tidak terlalu manis. Jika lebah madu mengambil saripati bunga di sekitar kebun sawit ataupun karet, rasa madu yang didapatkan biasanya tidak terlalu manis dan cenderung agak asam. Berbeda dengan madu dari lebah ternakan yang sudah disediakan makanannya dari bunga-bunga hias maupun taman sekitarnya. Rasa yang didapatkan biasanya lebih manis dan harum. Karena di luar Jawa lebih banyak perkebunan sawit dan karet, maka budidaya madu hutan lebih potensial secara ekonomi di daerah tersebut.

5. Madu mudah dikombinasikan dengan berbagai produk

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, madu bisa diaplikasikan untuk apapun. Bahkan baru-baru ini, madu terbukti membantu orang-orang yang terkena insomnia untuk bisa tidur lebih lelap, contohnya madu deep sleep yang merupakan kombinasi dari berbagai rempah dan kandungan lain seperti chamomile dan lemon. Kandungan lain dalam madu seperti asam amino, asam organik, vitamin, mineral, protein, fenol dan methylglicolax memiliki sifat anti mikroba yang andal, anti oksidan dan anti inflamasi yang bisa membantu menyembuhkan iritasi dan luka. Semakin gelap warna madu, semakin tinggi kandungan fenol yang bisa menghalau radikal bebas. Madu juga sangat mudah membaur bersama bahan lain tanpa menimbulkan friksi kandungan di dalamnya atau menyebabkan alergi. Bahkan madu sendiri bisa menyembuhkan alergi serbuk bunga jika diminum secara teratur.

6. Budidaya lebah madu menyokong kelestarian alam

Tuntutan untuk menyediakan produksi madu juga memberikan efek domino positif bagi sekitarnya. Saat banyak lebah madu yang membutuhkan lahan pakan yang luas, maka ketersediaan sumber makanan yang bisa berasal dari hutan, perkebunan dan taman juga harus dijaga. Dengan adanya kenaikan permintaan untuk madu, maka pemerintah dan masyarakat juga dituntut untuk lebih peduli dan tegas dalam memelihara lingkungan.

Lahan hutan sebagai sumber dari madu hutan tidak bisa dengan gegabah di alih fungsikan atau ditebang sembarangan. Keterkaitan yang saling menguntungkan antara peternak lebah madu dan lingkungannya juga bersifat jangka panjang dan sangat cocok dengan tujuan pembangunan berkelanjutan dan visi ekonomi lestari dengan memberdayakan lingkungan terjaga agar masyarakat sejahtera.

Visi Ekonomi Lestari

Secara umum, madu lokal mempunyai kanz besar untuk menjadi penopang ekonomi di Indonesia dengan syarat para penggiat komoditas ini harus konsisten dan terus beradaptasi dengan permintaan pasar. Apalagi dengan wabah pandemi di 2020, kesadaran orang terhadap kesehatan semakin tinggi.

Madu yang biasanya dikonsumsi sebagai makanan sunnah, kini menjadi tumpuan harapan supaya kesehatan tetap terjamin dengan baik. Dengan lebih dari 270 juta penduduk di Indonesia, kebutuhan akan madu ini juga akan semakin meningkat dan pangsa pasar secara global juga terbuka lebar seiring maraknya gerakan kembali ke alam.

Terlepas dari visi dan misi jangka panjang pemanfaatan ekonomi komoditas madu lokal dalam perekonomian, madu merupakan obat sekaligus bahan perawatan kulit yang paling mudah dipakai. Bahkan hanya dengan memakai madu murni saja, berhasil mengembalikan kondisi kulit saya seperti semula, walaupun tidak se glowing para selebriti tentunya.

Inilah kiat saya mengembalikan kelembapan kulit menggunakan madu lokal Indonesia

  1. Cuci wajah sebelum tidur dengan air hangat kuku
  2. Oleskan madu pada wajah setipis mungkin lalu diamkan selama sepuluh menit
  3. Basuh wajah dengan air hangat lalu keringkan dengan cara ditekan-tekan dengan lembut menggunakan handuk
  4. Lakukan kegiatan ini setiap hari. Jika sudah kembali seperti semula, bisa dilakukan seminggu sekali

Selain itu, meminum madu setiap pagi dengan air hangat membuat badan lebih bugar dan sehat. Percayalah, untuk menjadi cantik dan sehat tidak selalu mahal. Semua bahan tersebut ada di Indonesia karena negeri ini sangat kaya dengan produk alamnya, tinggal bagaimana cara kita mengolahnya saja.

Referensi:

Categories: Opini, Review, Tips

Tagged as: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s