Site icon

Kenali Keju Pilihanmu dengan Kampanye #KejuAsliCheck

Hai Teman-Teman,

Baru-baru ini saya lagi suka banget dengan tontonan proses pembuatan makanan yang suka berseliweran di Youtube. Salah satunya adalah pembuatan keju dari channelnya Tasty, mulai dari penjelasan bahan utama seperti susu sampai dengan cara pembuatannya.

Ternyata keju ada banyak macamnya. Selama ini pengetahuan saya terhadap keju hanya sebatas topping pelengkap makanan atau masakan yang membuat gurih. Itupun hanya terpaku pada jenis cheddar dan mozarela saja.

Padahal dikutip dari tastelas.com, ada lebih dari 1000 jenis keju di seluruh dunia! Saya tidak akan mengulas hal itu disini. Karena, sebagai orang awam terhadap dunia perkejuan, saya cuma mengerti kalau keju yang nikmat itu ya yang terasa susu dengan rasa asin yang pas. Meskipun baru-baru ini saya mengerti ternyata rasa keju tak semuanya asin.

Pernah saya menemukan roti dengan keju yang menurut saya rasanya agak kurang nikmat. Asin tapi terasa menggumpal di lidah dan lebih terasa ke adonan terigu daripada keju. Ternyata oh ternyata, tidak hanya tas Louis Vuiton yang ada KW nya, keju pun bisa jadi korban pemalsuan!

Maka dari itu, penting sekali untuk mengetahui kandungan keju yang selama ini kita konsumsi. Pasti teman-teman tidak mau dong kalau sajian masakan yang dibuat untuk keluarga malah jauh dari kata sehat. Nah, baru-baru ini KRAFT meluncurkan sebuah kampanye sehat bertajuk Kampanye #KejuAsliCheck.

Tujuan dari kampanye ini adalah untuk mengedukasi lebih banyak orang terutama para ibu sebagai tonggak utama pengatur nutrisi keluarga dalam memilih dan mengkonsumsi keju asli, khususnya keju cheddar.

Seberapa Penting Memilih Keju Asli?

Memilih keju asli sangat penting sekali karena seperti yang kita ketahui, keju merupakan produk dari olahan susu yang kaya dengan kalsium dan mempunyai banyak manfaat mulai dari meningkatkan kepadatan tulang, menambah imunitas tubuh, dan mempengaruhi perkembangan otak anak.

Seringkali, kita mengabaikan keaslian dari bahan pembuat suatu produk akhir. Faktanya, tidak semua paham mengenai keju yang dibeli. Berdasarkan hasil survei produsen KRAFT, masih ada para ibu yang tidak tahu kalau ada jenis keju palsu.

Alih-alih menyehatkan keluarga dengan gizi berimbang, eh malah ada komponen makanan yang jadinya berlebih karena komposisi yang tidak tepat. Ingat, jika keju berasal dari susu yang diganti dengan terigu lalu ditambah gula, malah bukan protein yang didapatkan, tapi karbohidrat. Ujung-ujungnya jadi over karbohidrat.

Ada hal penting yang harus dilihat saat membeli suatu produk sesuai Peraturan Badan POM No. 31 tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan, yaitu:

  1. Ada tabel komposisi
  2. Ada Nomor BPOM
  3. Ada label yang memuat nama produk, berat bersih, produsen, perusahaan pengimpor, tanggal produksi, kode produksi, tanggal kadaluarsa
  4. Ada label halal bagi yang dipersyaratkan
Sumber: KRAFT

Makanya penting sekali untuk melihat dengan benar komposisi yang ada dalam suatu produk olahan keju. Jadilah konsumer cerdas dengan semakin cerdas dengan tidak lupa checklist, Cek kemasan, Cek label, cek izin edar dan cek kedaluarsa.

Karena, banyaknya pilihan keju cheddar di pasaran seringkali membuat ibu kesulitan menentukan keju cheddar dengan komposisi bahan baku yang tepat dan berkualitas bagi buah hati. Apalagi pembelian keju tanpa kemasan semakin menambah ketidakjelasan dari kandungan keju tersebut.

Lakukanlah Hal ini Sebelum Membeli!

Simpelnya kita bisa melihat langsung apakah ada kata-kata susu atau keju cheddar di label komposisinya. Jika ya, maka itu sudah lebih dari cukup. Namun, produk olahan susu biasanya kan ditambah dengan bahan lain, mulai dari vitamin maupun pengawet.

Disinilah para ibu bisa mengikuti kampanye #KejuAsliCheck untuk mencermati dengan baik antara keju kualitas baik dengan keju asal-asalan. Apa saja langkah-langkahnya?

1. Memastikan keju pada urutan pertama komposisi (bukan air atau tepung)

Sebenarnya, semua informasi yang dibutuhkan saat membeli suatu produk keju cheddar sudah lengkap terlihat di kemasan produk keju KRAFT Cheddar. Jelas sekali terlihat kalau keju KRAFT Cheddar mempunyai keju cheddar sebagai bahan utamanya. Kata Keju maupun padatan susu dipertebal untuk menandakan bahan produk yang berpotensi sebagai alergen. Ini sangat membantu sekali terutama bagi konsumer yang rendah resistensinya terhadap produk susu.

2. Keju yang baik memiliki klaim nutrisi pada kemasan

Selain keju cheddar, terdapat juga bahan tambahan lain yang memperkaya nutrisi dari produk KRAFT Cheddar, seperti minyak nabati yang mengandung antioksidan BHA dan vitamin D yang mengandung antioksidan tokoferol (Untuk yang satu ini saya mengira tokoferol hanya terdapat di vitamin E loh).

Kedua bahan tambahan di atas sangat bermanfaat untuk tumbuh kembang otak. Apalagi, Keju cheddar yang dihadirkan oleh KRAFT telah memenuhi semua kriteria sesuai kampanye #KejuAsliCheck, yaitu berbahan utama Keju Asli New Zealand pada urutan pertama, serta dilengkapi nutrisi Calcimilk yang kaya akan kalsium, protein dan Vitamin D. Berbagai keunggulan yang dimiliki oleh keju cheddar KRAFT ini juga dapat dilihat langsung pada kemasan, sehingga akan memudahkan para Ibu dalam memastikan manfaatnya bagi buah hati. Selain itu, keju cheddar KRAFT juga memiliki rasa lezat dengan gurih keju yang khas, serta tanpa perisa tambahan.

Kreasi Macaroni Schotel Bersama KRAFT Cheddar

Setelah saya yakin dengan kandungan nutrisi dari keju KRAFT Cheddar, saya pun semakin bersemangat untuk mengksplorasi dapur dan mencoba berbagai resep masakan berbahan keju.

Kebetulan akhir-akhir ini saya lagi rajin banget masak camilan berat seperti Macaroni Schotel. Selain bahannya mudah didapatkan, juga sangat mudah untuk diduplikasi. Yuk dicoba teman-teman.

Print

Macaroni Schotel Panggang

Course Appetizer, Dessert
Cuisine Italian
Keyword Keju, KRAFT Cheddar, Macaroni, schotel
Prep Time 10 minutes
Cook Time 20 minutes
Servings 10 orang

Ingredients

  • 300 gram Macaroni
  • 1/2 butir Bawang bombay
  • 3 buah Sosis ayam
  • 2 sdm Terigu Segitiga biru/Bebas
  • 300 ml Susu cair full cream Ultra Milk/Bebas
  • 1/2 sdt Lada putih
  • 1 sdt Gula pasir
  • 1/2 sdt Garam
  • 2 butir Telur ayam dikocok lepas
  • Kaldu secukupnya
  • Keju cheddar KRAFT diparut secukupnya
  • Minyak sayur secukupnya
  • Oregano secukupnya
  • Saus Bolognese bisa diganti saus tomat
  • Keju mozarella untuk taburan atas secukupnya

Instructions

  • Rebus makaroni dalam air yang sudah dicampur sedikit minyak selama 7 menit. Tiriskan.
  • Cincang bawang bombay dan potong dadu sosis. Pisahkan.
  • Panaskan margarin di atas api kecil, lalu tumis bawang bombay sampai harum.
  • Selanjutnya masukkan susu cair, terigu, keju parut, lada putih, garam, gula, dan kaldu. Aduk rata sampai mengental lalu matikan api.
  • Setelah agak dingin, masukkan sosis dan kocokan telur. Aduk Rata.
  • Siapkan wadah dari alumunium foil, lalu masukkan adonan tadi lalu ratakan.
  • Beri taburan oregao secukupnya, lalu tuang saus bolognese seseuai selera. Taburi keju cheddar parut yang dicampur dengan keju mozarela di atasnya.
  • Panggang dalam oven dengan api kecil selama 15-20 menit. Angkat lalu sajikan selagi hangat.

Bagaimana, mudah sekali bukan? Kini dengan Kampanye #KejuAslicheck kita bisa semakin cerdas dalam mengenali kualitas keju yang akan kita gunakan. Keluarga Happy dan kaya nutrisi ^_^.

Referensi:

Exit mobile version