BPN Ramadhan 2022,  Opini, Tips & Lifestyle

Curhat Hari Ini: Saat Nolep Jadi Kewajiban

Saat Nolep Jadi Kewajiban - catatansicikal.com

Nolep merupakan plesetan dari bahasa Inggris, No life, yang artinya tidak ada kehidupan. Lebih tepatnya merujuk pada kegiatan yang berpusar pada kesenangan sendiri. Contohnya, main game, menonton film, mendengarkan lagu, sambil acuh dengan lingkungan sekitar dan tidak mau berinteraksi dengan orang lain. Konotasinya agak sedikit negatif memang. Namun, kadangkala nolep sangat dibutuhkan terutama buat kaum seperti saya yang akhir-akhir ini seperti memindahkan rumah ke kantor 🤣. Bagaimana saat nolep menjadi kewajiban?

Nolep Itu Healing Terbaik

Jangan pernah mencela kaum nolep. Serius. Terlepas dari memang dasarnya orang yang malas atau bukan. Nolep bisa menjadi healing terbaik bagi jiwa dan raga. Adakalanya bagi orang-orang yang terlampau jenuh dengan rutinitas dan hingar bingar serta ceracau sekitar, nolep is good. Kita hanya perlu mendengar suara-suara yang ingin didengar, beristirahat dari semua nada dan bunyi yang mungkin akhir-akhir ini sudah tak jelas harmoninya.

Saat saya terlalu jenuh dengan basa basi orang lain, maka menyendiri lebih seru daripada mengobrol tak jelas. Yup, nolep menjadi kewajiban saat raga dan jiwa saya meronta pelarian dari hal-hal yang absurd. Ada pepatah sendirian bukan berarti kesepian. Hanya dengan ditemani gemericik air, kesendirian jadi jauh membahagiakan, sewaktu-waktu.

Nolep Bagi Kaum Pekerja

Saat menulis ini, agen nolep saya sedang memanggil. Rutinitas yang memakan akhir pekan demi tugas negara bukanlah hal terbaik jika dilakukan berturut-turut. Maka nolep adalah kewajiban yang sangat diidam-idamkan. Saya membutuhkan waktu meluruskan punggung, leyehan di kasur sambil menonton channel lomba memasak kesayangan. Tidak perlu mewah. Bagi saya itu sudah lebih dari cukup.

Mungkin sobat juga pernah demikian. Seharian di kamar hanya menonton saja karena raga sobat meminta sedikit istirahat. Rutinitas yang biasanya dijalankan pun rasanya ingin terlepas sebentar. Setelahnya, barulah sobat kembali merasakan gairah beraktivitas seperti biasanya.

Nolep Tapi Sadar Kalau Waktu Itu Berharga

Nolep memang menyenangkan. Setelah seharian bersama diri sendiri melakukan yang disukai, setelahnya mulailah berhenti. Kenapa? Karena kita tidak bisa nolep selamanya. Waktu terus berjalan dan rutinitas yang ingin kita tinggalkan sebentar tadi tetap harus dikerjakan.

Pada intinya nolep bukanlah hambatan selama nolep tersebut tahu waktu dan batasan. Jadi, tidak ada lagi yang namanya kaum nolep yang menyusahkan. Setidaknya itu sih menurut saya, nah kalau menurut kamu bagaimana?

Comments

Translate »
error: Content is protected !!
%d bloggers like this: