Resep Matcha Latte Cetar Buk

Prinsip orang dalam membeli sesuatu itu kadang tidak sama. Ada orang yang kalau belanja di pasar, misalnya, keliling dulu nyari diskonan atau penjual yang bisa ditawar lebih murah baru memutuskan untuk membeli. Ada juga orang yang kalau beli ga pakai mikir dulu yang penting kan hati bahagia. Pada dasarnya setiap orang ga bisa dikelompokkan hanya ke salah satu kategori karena sifat manusia kan berubah-ubah. Hari ini pelit untuk ngirit, besok-besok bisa jadi ngirit karena pelit.

Tapi, ya ada juga orang-orang yang memang senantiasa setia jika berurusan dengan brand produk tertentu, misalnya saja produk kopi mba kriwil yang franchisenya ada di mana-mana dan identik dengan pelanggan berpenampilan chic nan stylish. Saya sendiri bukan orang yang bisa setia dengan brand tersebut tapi harus saya akui ada menu favorit yang selalu saya cari saat ada kesempatan untuk membelinya, yaitu Matcha latte.

Berhubung malam ini terasa haus sekali dan kebetulan saya punya matcha, kayaknya sih bisa aja nih buat Matcha Latte ala saya. Resepnya sendiri saya intip dari beberapa situs homecooking di Youtube. Meskipun hasil dari campuran nonton berbagai resep, menurut saya resep ini worth it untuk dicoba sih. Intip bentar deh…

Bahan

2 sdm bubuk matcha (saya pakai matcha Uji yang sebelumnya dibeli)

200 mL Air matang panas

6 sdm susu kental manis. Jika teman-teman penyuka manis, bisa ditambahkan beberapa sendok lagi.

2 sdm bubuk krimer

es batu secukupnya

susu segar secukupnya

Cara Membuat

  1. Masukkan bubuk matcha ke dalam air panas lalu aduk sampai rata dengan kecepatan sedang
  2. Masukkan susu kental manis lalu aduk kembali.
  3. Tambahkan bubuk krimer dan aduk lagi sampai merata
  4. Siapkan gelas yang sudah diisi es batu secukupnya lalu tuangkan campuran matcha tadi
  5. Tuang perlahan susu segar sesuai selera. Karena saya tidak terlalu suka manis, maka susunya saya masukkan hanya sekitar seperempat gelas saja
  6. Matcha latte siap diminum

Karena saya menggunakan es batu yang saya tumbuk dulu saking kerasnya, makanya saya kasih nama saja resep ini Matcha Latte Cetar Buk. Rasanya hampir mirip produk aslinya. Mirip ya, bukan sama. Oh iya, resep ini saya buat untuk ukuran grande jadi kalau mau yang lebih sedikit berarti kurangi takarannya sendiri ya. Perbandingan matcha dengan susu 1 : 2. Mau lihat hasilnya?

Oiya, sebenarnya sebutan yang betul untuk proses mengaduk matcha itu juga bukan stir tapi whisk alias mengaduk dengan gerakan cepat dan lembut sehingga matcha tidak menggumpal. Citarasa matcha sendiri memang lebih enak saat whisking alias proses mengaduknya dilakukan dalam waktu yang pas. Berapa menitnya saya juga kurang paham. Tapi, sewaktu upacara minum teh tradisional Jepang, senseinya pernah memberi tahu kalau whisking disebut berhasil saat hasilnya adukan menghasilkan sedikit buih lembut dan tidak menggumpal.

Nah matcha yang saya pakai disini berasal dari Uji, Kyoto yang katanya memang terkenal dengan matcha dan teh hijaunya. Rasanya? Pahiiiiit. Tapi, daripada pahitnya kopi saya lebih suka pahitnya teh. Yah, sama-sama ada kafeinnya juga sih.

Ok. Mungkin itu sedikit berbagi resep soal Matcha Latte semoga cocok di lidah teman-teman. Sampai jumpa di postingan selanjutnya.

Comments

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s