• Berburu Makanan Halal di Jepang

    Hai minnasan….tahukah kalau makan di tempat yang minoritas muslim itu sangat susah? Jangankan untuk mencari label halal, mengetahui mana halal dan haram saja harus rela berkorban waktu untuk tanya-tanya dulu. Belum lagi kayak kejadian tak terlupakan karena dapat suguhan tari perut tak terduga. Perjalanan saya ke Jepang kemarin singgah di beberapa tempat seperti Osaka, Ueno, Tokyo, Miyajima dan beberapa tempat transit yang saya lupa namanya. Adakalanya saat kami betul-betul kelaparan harus mau berpayah-payah dulu nahan lapar demi mencapai tempat makan yang jelas. Nah, buat kawan-kawan yang kebetulan mau jalan ke Jepang mungkin beberapa tempat ini bisa jadi rekomendasi buat kalian biar ga sampai kroncongan perutnya kayak kami. Murni rekomendasi ya…

  • Miyajima, Pulau Kecil Nan Menawan (2)

    Hai…hai…balik lagi ke tulisanku yang masih nyambung sebelumnya tentang Miyajima. Bagi yang belum bisa baca dulu di Miyajima, Pulau Kecil Nan Menawan (1) Apa saja hal-hal menarik yang bisa kita jelajahi disana? Yuk ikuti perjalanan saya! 1. Tori Gate Toori sendiri artinya jalan (とおり). Toori Gate adalah jalan  yang secara simbolik membatasi antara kawasan duniawi dan kawasan spritual yang suci. Di belakang gerbang terdapat Gunung Misen. Penyebutan toori sendiri tidak hanya ada di Pulau Miyajima saja tapi hampir di seluruh wilayah yang di dalamnya ada kuil. Artinya kalau ada Gerbang Toori pasti ada kuil. Maka di Miyajima tidak heran jika akan menemukan banyak kuil dan pagoda. Keunikan Toori ini adalah penampakannya…

  • Miyajima, Pulau Kecil Nan Menawan (1)

    Belum sah katanya kalau berkunjung ke Hiroshima tanpa menyempatkan waktu berkunjung ke pulau kecil nan menawan, Pulau Itsukushima atau lebih dikenal dengan Miyajima. Apa yang menarik dari pulau ini? Menurut informasi yang saya dapat, ternyata di pulau ini terdapat kuil Itsukushima yang merupakan warisan dunia UNESCO. Landmark terkenal pulau ini adalah Gerbang Torii (Torii Gate) berwarna oranye cerah dengan latar Gunung Misen di belakangnya. Ada banyak hal yang bisa dijelajahi di pulau ini. Bahkan para turis asing sampai rela menginap untuk kemudian menyatukan dirinya dalam nuansa dan budaya Jepang di pulau ini. Pemandangan turis bule hilir mudik dalam pakaian kimono bersandal kayu di waktu sore bukan lagi jadi pemandangan aneh.…