Japan,  Review,  Tips,  Traveling

Miyajima, Pulau Kecil Nan Menawan (2)

Hai…hai…balik lagi ke tulisanku yang masih nyambung sebelumnya tentang Miyajima. Bagi yang belum bisa baca dulu di Miyajima, Pulau Kecil Nan Menawan (1)

Apa saja hal-hal menarik yang bisa kita jelajahi disana? Yuk ikuti perjalanan saya!

1. Tori Gate

20180406_145922
(Sumber: Dok. Pribadi)

Toori sendiri artinya jalan (とおり). Toori Gate adalah jalan  yang secara simbolik membatasi antara kawasan duniawi dan kawasan spritual yang suci. Di belakang gerbang terdapat Gunung Misen. Penyebutan toori sendiri tidak hanya ada di Pulau Miyajima saja tapi hampir di seluruh wilayah yang di dalamnya ada kuil. Artinya kalau ada Gerbang Toori pasti ada kuil.

Maka di Miyajima tidak heran jika akan menemukan banyak kuil dan pagoda. Keunikan Toori ini adalah penampakannya yang seolah melayang di atas air saat terjadi air pasang. Begitu juga dengan kuilnya. Seketika ada yang teringat dengan film Spirited Away ga?

20180406_151711.jpg
Saat surut (Sumber: Dok. Pribadi)

Menurut catatan sejarah yang saya dapat dari Wikipedia, saat abad ke 6, Taira no Kiyomori, seorang penguasa dan penganut sinto terkuat di kala itu mendirikan klannya di pulau Itshukushima dan mendirikan kuil Itshukusima.

2. Kuil Itshukusima

Untuk memasuki kawasan ini ada beberapa peraturan yang harus ditaati oleh para penganut Shinto dalam berpakaian. Salah satunya tidak boleh pakai kimono. Sementara turis cukup bayar tiket masuk dan menaati beberapa larangan.

Dari beberapa sisi kuil ini, kita bisa juga melihat pemandangan pagoda di seberangnya  yang berada di kawasan Shinjokaku.

3. Gunung Misen

Gunung ini diklaim menjadi titik tertinggi di Pulau Miyajima dengan ketinggian 500 meter di atas permukaan laut. Kita bisa menuju puncak dengan 2 cara. Bisa melalui jalur pendakian (khusus bagi para hikers) dan  kereta gantung. Bagi kamu yang suka mendaki gunung ada 3 jalur khusus yang disediakan. Bisa lewat jalur Momijidani, sambil melewati Taman Momijidani, Jalur Daisho-in atau jalur Omoto. Kalau saya sih jelas pasti milih kereta gantung (Rope Way).

Untuk naik Rope Way kita bisa langsung menuju haltenya jalan kaki dengan konsekuensi kaki gempor karena jalannya menanjak. Atau bisa sabar menunggu free shuttle bus yang biasa menjemput di halte yang sudah ditentukan setiap 15 menit sekali.

20180406_160524.jpg
Halte Bus (Sumber: Dok. Pribadi)

Ada apa saja di Gunung Misen nanti saya ceritakan di lain waktu ya 😀

4. Shinjokaku

20180406_151836
ga dapat gambar bagus karena udah sore…mau ngejar kapal 🙁 (Sumber: Dok. Pribadi)

Sayang sekali disini saya ga sempat masuk maupun mengabadikan momen dengan baik. Karena waktu yang sudah mendekati petang. Jadi ya seadanya. Shinjokaku disebut juga dengan Kuil Hekoku. Dibangun oleh Toyotomi Hideyoshi. Katanya seluruh bangunannya dari kayu. Tapi karena ga sempat memastikan jadi percaya saja deh.

5. Jalur Pendakian

20180406_154532.jpg
Siap mendaki? (Sumber: Dok. Pribadi)

Ini yang saya singgung tadi. Jadi sebetulnya niat awal kami adalah menemukan rusa yang terkenal jinak. Senang banget saat bertemu dengan kumpulan rusa jinak yang lagi makan. Akhirnya kami ikuti pelan-pelan. Eh tau-tau ketemu jalur ini. Kalau di foto sebelah kiri itu ada tangga ke bawah menuju taman Momiji. Dan kalau kanan terus menuju puncak Gunung Misen alias jalan untuk para pecinta trail.

Karena perbekalan dan kostum yang ga sesuai, mana mau saya ‘asruk-asrukan’ begitu. Akhirnya sesuai tujuan awal, saya pun ketemu rusa jinak yang kayaknya lagi kelaperan.  Waktu itu ga sengaja kentang rebus yang saya bawa jatuh dan langsung dimakannya. Mudah-mudahan sih ga apa-apa karena ada aturan kalau turis ga boleh memberi makanan pada rusa supaya habitat alaminya tidak rusak.

20180406_154730.jpg
Ini adalah pose pdkt ku. Rusa said : “Si teteh mau ngapain ya?” :’D (Sumber: Dok. Pribadi)

6. Miyajima Aquarium

Saya tidak sempat kesini karena terlalu jauh. Karena itu, informasi mengenai Aquarium hanya saya baca di papan petunjuk, Guide Book dan web. Intinya sih sama kaya Sea World di Indonesia dengan tambahan peternakan tiramnya yang memang jadi andalan para penduduk lokal Hiroshima dan atraksi langsung para anjing laut.

7. Jajanan 

Sumber: Dok. Pribadi

Ada banyak sekali toko jajanan mulai dari makanan sampai souvenir. Kita bisa menikmati tiram panggang tanpa bumbu apapun dengan harga 500 yen. Ada juga gurita dan cumi bakar hampir di sepanjang jalan. Wangi dan menggugah selera. Yummy…

Ulasan mengenai Gunung Misen tadi akan saya bahas lagi nanti ya… Ja matta ne…. ^___________^

Comments

Translate »
error: Content is protected !!
%d bloggers like this: