Feature

Universal Studio Japan

Universal Studio Japan (USJ) merupakan taman bermain yang menyediakan wahana maupun self experience paling diminati di Osaka. Hampir semua turis yang masuk melalui bandara Osaka pasti akan menyempatkan diri untuk mencoba pengalaman mereka menjelajah taman bermain seluas 39 hektar ini. Wahana maupun self experience yang disuguhkan berasal dari film-film ternama mulai dari petualangan, sci-fi, kartun maupun action. Film seperti Harry Potter misalnya bahkan menjadi area tersendiri yang seolah-olah membuat kota dalam kota lengkap dengan segala pernak-pernik background Harry Potter. Jumlah wahananya sendiri ada banyak dan hampir semuanya menyediakan stand pembelian pernik ori maupun karakter yang bisa kita beli. Cocok banget kan buat para kolektor. Satu hal saat memasuki USJ adalah datanglah pagi-pagi supaya puassssss…..Kalo ga relakanlah antrian di tiap wahana yang puanjaaang.

Final Fantasy

Saya tidak sempat masuk ke area ini karena selain antriannya puanjang buanget juga karena isinya ga terlalu familiar buat ibu saya. Filmnya aja ga tahu gimana mau nikmatin pengalamannya nanti. Jadilah kami cuma lewat dan berfoto ria di depannya. Begitu juga beberapa wahana lain seperti Spiderman.

Harry Potter

Nah kalo ini sih saya ga mungkin lewatkan. Dari awal kami memang menyasar area ini. Selain karena waktu kami datang sudah terlalu siang juga biar lebih fokus saja. O iya harap dicatat. Ada beberapa area atau wahana yang jika kita ingin lebih merasakan pengalamannya lagi harus bayar biaya tambahan. Misalnya saja di Harry Potter ini, saya ga sempat masuk ke peron 3/4 karena harus bayar lagi :(. Foto depan kereta jadilah hahaha…

Yang datang kesini ga cuma yang penasaran saja dan ingin tahu kota Harry Potter itu seperti apa. Tapi juga yang betul-betul fans beratnya. Ada banyak para pengunjung yang mengenakan jubah Harry Potter sambil membawa buku dan tongkat sihir. Betul-betul terasa seperti masuk ke dalam cerita JK Rowling.

Sepanjang jalan berderet toko-toko persis seperti dalam dunia Harry Potter. Mulai dari Olivander, Honeydukes, sampai Owl Post betul-betul persis dalam filmnya. Di dalamnya ada banyak oleh-oleh yang bisa kita beli. Termasuk jubah maupun tongkat sihir berbagai karakter. Tentu saja harga tongkat sihir ini berbeda-beda. Saya sempat melihat kalau tongkat sihir Sirius seharga 4500 yen. Hm…lumayan kan. Buat kamu yang betul-betul pengen tongkat sihirnya bisa tuh langsung mengunjungi tempat Olivander ini. Ada sertifikatnya loh. Bener-bener totalitas kan. Kita juga bisa bertemu Mandrake alias tanaman penjerit. Yang kalau diangkat dari tanah, tanaman ini berwajah mirip bayi dan jeritannya memekakkan telinga tentu saja mandrakenya hanya dari robot.

Jika hari mulai siang dan perut mulai kukuruyuk, pengunjung bisa mengunjungi salah satu restoran terkenal di dunia Harry Potter yaitu Three Broomsticks. Menu yang disuguhkan khas Inggris seperti ikan goreng, rootbeer (ini bukan bir alkohol ya), kentang goreng, anke roti, Great Feast (gabungan salad dan daging ayam asap) serta jagung rebus yang lezat.

Kami cukup lama berbincang saat memesan menu disini. Untungnya masih ada salad dan kentang yang minyak goreng dan tempat menggorengnya khusus untuk kentang saja. O iya desain interior restoran ini betul2 mengusung dunia Potter. Dengan langit2 yang menjulang tinggi dan suasana gelap ditambah meja-meja panjang. Kami memesan di meja bundar dan berkelakar kalau kami bukan murid tapi guru2 di sekolah Harry Potter jadi mejanya bundar dan VIP hahaha….

Jangan lupa untuk merasakan petualangan berburu Quiditch 4D dan tur berkeliling Hogwarts sambil menyusuri lorong berisi lukisan-lukisan yang bisa bergerak. Seru deh pokoknya.

Hello Kitty

Area Heloo Kitty sangat jelas terlihat dari kejauhan dengan warna pinknya. Disini kita bisa masuk dan menyusuri dunia Hello Kitty yang bak puteri raja. Mulai dari coba kostum sampai berfoto bareng Hello Kittinya yang cuentill banget. Setelahnya kalau kamu mau foto kenang-kenangan bisa menebus fotonya saat keluar nanti.

Ada banyak spot bagus yang bisa kita ambil untuk foto. Bahkan saat hari mulai malam sekalipun. O iya kami tidak menjelajah semua arena karena waktu yang terbatas dan ternyata memang badan sudah tidak mengizinkan. Jadi menurut saya sih dengan mencoba beberapa arena dan fokus sudah lebih dari cukup. Apalagi kalau yang datang sama teman-teman yang masih muda pasti lebih seru. Yang penting jangan capek jalan :D. Kalau kami karena acaranya lebih bersifat keluarga, yang penting kebersamaannya. Jadi, sudah mulai hunting tiketnya?