Opini

Tips di Hari Lebaran

Alhamdulillah wa syukurillah, tiba juga di hari ke 30. Hari terakhir berpuasa sekaligus menjawab tantangan menulis produktif selama Ramadhan. Teman, besok kita akan menyambut hari kemenangan. Sedari sore kumandang takbir tak henti bergema dari corong mesjid, di jalan orang sudah ramai bersiap melakukan pawai takbir, mall sudah siap dengan midnight sale, maka mari kita bercermin sebentar. Apa yang sudah kita persiapkan?.

Mari kita buka apa yang sudah kita lakukan selama seminggu terakhir. Mari kita daftar satu per satu kewajiban sebagai muslim yang sudah kita tunaikan. Shalat, puasa, zakat, sedekah, tadarus, sudahkah lengkap? Mari kita daftar juga kesibukan kita dalam menyambut lebaran. Mencari baju baru, buat kue, memasak daging. Manakah yang lebih menyibukkan kita dalam minggu terakhir di Ramadhan ini?

Seringkali hari lebaran dimaknai sebagai hari pembebasan untuk kembali ke kebiasaan semula. Padahal, inti hari kemenangan adalah awal dari hari pembuktian bahwa latihan kita dalam menahan hawa nafsu selama satu bulan memang terbukti berhasil. Lantas, bagaimana agar lebaran kita esok hari berbuah berkah? Bahwa lebaran kita tak hanya euforia satu hari yang menjadi tradisi tahunan? Ini dia yang bisa dicoba:

1. Luruskan Niat

Mari kita niatkan esok hari sebagai awal baru. Kata Idul Fitri artinya kembali suci. Namun, kesucian ini tidak akan terwujud jika niat awalnya sudah salah. Mari singkirkan segala prasangka buruk yang muncul lewat mata, telinga, dan mulut. Jangan biarkan niat silaturahim ternodai oleh sifat-sifat julid . Sifat ini biasanya tidak terdeteksi dan muncul begitu saja kalau tidak dijaga dengan hati-hati.

2. Bangun pagi

Tidak mantap rasanya jika di hari lebaran malah melewatkan shalat idul fitri. Rasanya seperti lari tapi ga pernah mencapai pita garis Finish. Maka pastikan untuk bangun pagi. Kalau bisa bergadang untuk bertakbir semalaman. Lalu shalat subuh dan bersiap ke mesjid atau lapangan terbuka.

3. Memakai pakaian terbaik

Lebaran bukan berarti harus serba baru. Syarat baju seorang muslim itu hanya satu, menutup aurat. Jadi, tidak masalah jika memakai baju tahun lalu yang penting masih layak untuk dipakai.

4. Makan sebelum shalat

Ini adalah salah satu sunnah nabi. Jika di hari idul adha tidak boleh makan sebelum shalat ied, maka pada hari idul fitri disunnahkan untuk makan terlebih dahulu.

4. Ambil jalan yang berbeda menuju tempat shalat

Salah satu sunnah lainnya adalah mengambil jalan berbeda sebelum dan setelah melaksanakan shalat ied. Hikmahnya, kita bisa bertemu dan bermaaf-maafan dengan orang yang berbeda.

5. Bertakbir

Sangat disunnahkan untuk melakukan takbir secara terus menerus pada sore hari menjelang hari lebaran sampai sehari setelahnya.

6. Berkontemplasi

Hari lebaran adalah hari merenungi setiap aktivitas yang dilakukan selama sebulan penuh di bulan Ramadhan. Lalu menggenjot diri untuk lebih baik lagi untuk sebelas bulan berikutnya. Selain itu, pada hari lebaran segala salah dan syak wasangka pun seharusnya menguap tak berbekas. Sehingga wajah kita pun ceria saat bertemu dengan keluarga, tetangga, teman dan orang lain yang mungkin baru kita kenal.

Demikian, sedikit tips saat menjalani hari lebaran. Semoga ibadah puasa kita diterima di sisi Allah dan menjadikan kita sebagai pribadi yang lebih baik ke depannya. Aamiin. Taqobbalallahu minna waminkum, shiyaamanaa washiyaamakum.